by Wira Budiman

Suatu kisah undangan pawana
Sebuah persada yang kita bina
Si anak desa tak lagi lena
Sedang bangsanya masih merana.

Dari Zaharah azam bermula
Destar pertiwi ingin dibela
Darul Ridzuan jemput bersila
Di dua kota jiwa ternyala.

Alam tumpangan silih berganti
Angin Sikamat turut mengerti
Arus di Gadut mengalir pasti
Alunan budi terus sebati.

Resminya padi tunduk berisi
Ragam putera hak diwarisi
Runtuh dan bangun sama dikongsi
Rentetan masa menjadi saksi.

Wira Budiman Azizan
11 Mac 1996 (hari sambutan ulangtahun SDAR ke-40)
(disiarkan dalam majalah SEDAR jilid ke-30)

Pindaan Para 3
24 Jun 2006 (malam sambutan ulangtahun SDAR ke-50)
(disiarkan dalam http://www.sdarians.blogspot.com)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: